Makalah Rekayasa Struktur
KATA
PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, saya panjatkan
puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah-Nya sehingga saya mampu untuk menyelesaikan Makalah Struktur ini.
Saya menyadari
sepenuhnya bahwa tulisan ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu,
saya sangat menerima kritik dan saran dari para pembaca agar saya dapat
memperbaiki makalah ini menjadi lebih baik.
Demikian makalah ini saya buat. Semoga makalah ini
dapat memberikan pengetahuan dan manfaat kepada para pembaca.
Depok, 5 November 2018
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Rekayasa Struktur dalam cabang ilmu Teknik
Sipil adalah bidang ilmu teknik yang berhubungan dengan analisis
dan desain struktur
yang menyokong atau menahan beban. Ilmu ini juga
mempelajari sifat-sifat material yang digunakan dalam konstruksi sehingga pada
akhirnya dapat dipilih material mana yang cocok untuk jenis bangunan tersebut. Insinyur
teknik struktur biasanya terlibat dalam desain bangunan dan struktur non-bangunan
yang besar.
Dalam mendesain, Insinyur teknik struktur harus memastikan
desain mereka sesuai dengan kriteria desain, berdasar pada keamanan atau
performa bangunan. Selain itu, Insinyur teknik struktur disarankan untuk
membuat desain yang sesederhana mungkin dengan tidak meninggalkan tujuan awal
dibuatnya struktur, terutama jika terkait dengan efisiensi pendanaan atau
keterbatasan ruang. Secara umum fungsi rekayasa struktur adalah:
1.
Mengindentifikasi beban yang akan bekerja pada
struktur
2.
Menghitung gaya dan tegangan yang terjadi pada
struktur
3.
Mendesain struktur agar kuat menahan beban yang
akan bekerja. Beban yang bekerja dapat berupa:
a.
Beban mati
b.
Beban hidup
c.
Beban angina
d.
Beban gempa.
1.2 Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah
yang dimunculkan adalah:
1.
Apa
pengertian dari rekayasa struktur?
2.
Apa
tujuan dari pekerjaan rekayasa struktur?
3.
Apa
peran rekayasa struktur dalam pekerjaan konstruksi?
1.3 Tujuan
Maksud dan tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dalam menyusun
makalah ini adalah:
1.
Memahami
pengertian rekayasa struktur lebih dalam
2.
Mengetahui
tujuan dari pekerjaan rekayasa struktur
3.
Mengetahui
peran rekayasa struktur dalam pekerjaan konstruksi
1.4 Manfaat
Manfaat yang dapat diperoleh dari penulisan makah ini adalah :
1.
Dapat
menjelaskan pengertian rekayasa sruktur
2.
Dapat
mengetahui tujuan dari pekerjaan rekayasa struktur
3.
Dapat
mengetahui peran rekayasa struktur dalam pekerjaan konstruksi
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Rekayasa Struktur
Rekayasa adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk
menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan,
matematika, dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau
proses yang berguna. Para praktisi professional disebut insinyur.
Struktur adalah rangkaian dari dua atau lebih
elemen-elemen dasar seperti balok, pelat, kolom, batang tarik atau tekan,
rangka batang, portal, cangkang, dan lain-lain. Sedangkan rekayasa struktur
adalah salah satu bidang keahlian dalam Teknik Sipil yang berhubungan dengan
analisis dan desain suatu struktur. Dengan kata lain, seorang ahli struktur
menentukan konfigurasi dari berbagai elemen-elemen pembentuk struktur dan
mendesain elemen-elemen tersebut yang meliputi perhitungan untuk menentukan
ukuran, bentuk, dan jenis bahan sehingga memenuhi tingkat kekuatan dan juga
kenyamanan tanpa mengesampingkan tinjauan ekonomi.
Desain yang dihasilkan harus memenuhi kondisi-kondisi
batas keruntuhan dan juga penggunaan/pemakaian. Secara umum, lingkup kerja
seorang ahli struktur (structural
engineer) mencakup:
1.
Perhitungan
reaksi-reaksi perletakan
2.
Perhitungan
gaya-gaya dalam pada elemen-elemen struktur
3.
Perhitungan
lendutan dan deformasi
4.
Perbaikan,
peningkatan, dan pemeliharaan suatu struktur
Struktur-struktur yang umum dianalisis dan didesain
antara lain gedung pencakar langit,
stadium, auditorium, dan bendungan.
2.2 Tujuan
Rekayasa Struktur
Analisis Struktur bukan merupakan tahapan akhir dalam proses perancangan, analisis struktur merupakan alat
yang digunakan untuk mendukung proses perancangan. Tujuan utama dari analisis
struktur adalah untuk membantu perancang struktur dalam membuat
keputusan-keputusan penting dalam proses perancangan. Hasil dari suau analisis
struktur pada sebuah struktur pada beban-beban yang bekerja padanya adalah
respon dari struktur tersebut yang berupa :
·
Perubahan
posisi elemen-elemen atau bentuk konfigurasi struktur
· Gaya-gaya internal pada elemen-elemen struktur
: gaya aksial, gaya geser, momen lentur dan momen torsi.
2.3 Peranan
Rekayasa Struktur
Struktural adalah bidang teknik yang berhubungan
dengan analisis dan desain struktur yang mendukung atau menolak beban. Insinyur
struktural paling sering terlibat dalam desain bangunan dan besar struktur nonbuilding. Dalam membuat suatu
bangunan, rekayasa struktur berperan untuk memastikan bahwa desain yang dibuat
harus memenuhi kriteria desain yang didasarkan pada keselamatan, misalnya
struktur tidak boleh runtuh tanpa peringatan jatuh tempo.
Selain itu, kriteria yang biasa diterapkan dalam
pendirian sutu bangunan adalah berdasarkan servis dan kinerja dari bangunan itu
sendiri, misalnya bergoyangnya bangunan tidak boleh menimbulkan ketidaknyamanan
bagi penghuni. Bangunan yang dibuat yang dibuat direncanakan untuk menahan
beban besar serta perubahan iklim dan bencana alam.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Ø
Rekayasa
struktur adalah salah satu bidang keahlian dalam Teknik Sipil yang berhubungan
dengan analisis dan desain suatu struktur. Dengan kata lain, seorang ahli
struktur menentukan konfigurasi dari berbagai elemen-elemen pembentuk struktur
dan mendesain elemen-elemen tersebut yang meliputi perhitungan untuk menentukan
ukuran, bentuk, dan jenis bahan sehingga memenuhi tingkat kekuatan dan juga
kenyamanan tanpa mengesampingkan tinjauan ekonomi.
Ø Tujuan utama dari analisis struktur adalah untuk membantu
perancang struktur dalam membuat keputusan-keputusan penting dalam proses
perancangan. Hasil dari suau analisis struktur pada sebuah struktur pada
beban-beban yang bekerja padanya adalah respon dari struktur tersebut yang
berupa :
1.
Perubahan
posisi elemen-elemen atau bentuk konfigurasi struktur
2. Gaya-gaya internal pada elemen-elemen struktur
: gaya aksial, gaya geser, momen lentur dan momen torsi.
Ø
Dalam
membuat suatu bangunan, rekayasa struktur berperan untuk memastikan bahwa
desain yang dibuat harus memenuhi kriteria desain yang didasarkan pada
keselamatan, misalnya struktur tidak boleh runtuh tanpa peringatan jatuh tempo.
Selain itu, kriteria yang biasa diterapkan dalam pendirian sutu bangunan adalah
berdasarkan servis dan kinerja dari bangunan itu sendiri, misalnya bergoyangnya
bangunan tidak boleh menimbulkan ketidaknyamanan bagi penghuni. Bangunan yang
dibuat yang dibuat direncanakan untuk menahan beban besar serta perubahan iklim
dan bencana alam.
3.2 Saran
Mengingat begitu vitalnya peran struktur dalam suatu
pekerjaan proyek, para insinyur struktur disaran untuk membuat perhitungan dan
analisis terhadap gaya-gaya yang bekerja pada struktur serta penentuan jenis
bahan untuk struktur itu sendiri dengan teliti. Hal ini sangat penting karena
kuat atau tidaknya suatu struktur sipil ditentukan dari kemampuan struktur
tersebut menahan beban-beban yang bekerja.
DAFTAR
PUSTAKA
Komentar
Posting Komentar